BERANDA
 TRANSAKSI

 MANUAL PENGGUNAAN
 PROSEDUR OPERASIONAL
 PERATURAN
 APLIKASI KEMENKEU
 APLIKASI LAIN
 INFORMASI LAIN
 FAQ

 FREQUENTLY ASK QUESTION
1. Tanya: Apakah SIMKeu Kemdikbud itu?
  Jawab: Sistem Informasi Manajemen Keuangan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan yang selanjutnya disingkat SIMKeu Kemdikbud, adalah serangkaian manual maupun aplikasinya yang berbasis web yang mampu mengintegrasikan/menghubungkan unit akuntansi di lingkungan Depdiknas khususnya aliran data mulai dari tingkat satker ke jenjang di atasnya sehingga dapat menghasilkan laporan keuangan yang andal, cepat, tepat waktu, dan akuntabel, dengan memanfaatkan Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas)


2. Tanya: Apabila unit akuntansi mengalami kendala dalam pengiriman ADK, sehingga tidak dapat terkirim tepat pada waktunya, apakah SIMKeu masih tetap menerima?
  Jawab: SIMKeu tidak membatasi periode/waktu pengiriman sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pada Permendiknas No. 16/2008, tetapi keterlambatan pengiriman karena alasan apapun akant terpantau dan terlihat oleh pimpinan hingga unit akuntansi tertinggi yaitu Pengguna Anggaran atau Mendiknas.


3. Tanya: Berapa jumlah rangkap laporan cetak yang dikirim ke jenjang selanjutnya, dan ditujukan kepada siapa?
  Jawab: Jumlah laporan cetak minimal 3 rangkap masing-masing untuk unit akuntansi di atasnya, KPPN/Kanwil DJPb/Depkeu dan arsip atau dicetak sesuai kebutuhan unit akuntansi.


4. Tanya: Ketentuan penamaan ADK harus mengikuti aturan yang mana?
  Jawab: Aturan penamaan ADK ditetapkan sesuai dengan Buku Petunjuk Penggunaan Aplikasi dengan ketentuan sebagai berikut.
  • ADK file kirim sesuai dengan nama ADK yang dihasilkan oleh aplikasi Depkeu (SAKPA, SAPPA-W, SAPPA-E1, SAPA), dan tidak boleh diubah
  • LRA bentuk PDF dengan nama LRAmmyyyyssssss.pdf
  • Neraca bentuk PDF dengan nama NERACAmmyyyyssssss.pdf
  • Register Pengiriman bentuk PDF dengan nama REGmmyyyyssssss.pdf


5. Tanya: Pada saat melakukan unggah ADK, terdapat keterangan ADK yang perlu dilengkapi, antara lain: LRA Bruto, apakah yang dimaksud adalah angka bruto yang terdapat pada LRAB?
  Jawab: Betul, Nilai LRA Bruto yang diinput secara manual pada keterangan berkas adalah nilai LRA bruto yang tercantum di dalam laporan Realisasi Anggaran Belanja (LRAB), kolom 6 sebelum pengurangan pengembalian.


6. Tanya: Pengiriman ADK Laporan Keuangan melalui email (yahoo, gmail, dll) atau melalui SIMKeu tidak ada perbedaan karena apabila unit akuntansi jenjang di atasnya tidak membuka, tidak akan pernah sampai.
  Jawab: Pengiriman ADK Laporan melalui SIMKeu lebih aman dibandingkan dengan pengiriman melalui media lainnya. Kelebihan lain melalui SIMKeu adalah ADK yang dikirim menjadi sumber data untuk Aplikasi Laporan Manajemen SIMKeu Depdiknas.


7. Tanya: Apakah penggunaan SIMKeu sama saja dengan email yahoo? Karena kalau petugas pada unit akuntansi jenjang di atasnya tidak membuka dengan identitasnya, berarti tetap tidak sampai ke jenjang di atasnya?
  Jawab: Pengiriman ADK melalui SIMKeu
  • jauh lebih aman dibandingkan dengan email yahoo, karena ADK yang dikirim melalui SIMKeu tersimpan dalam server SIMKeu yang dikelola oleh Biro Keuangan dan Pustekkom.
  • Seluruh pengiriman ADK yang dilakukan melalui SIMKeu dapat dipantau secara langsung oleh pimpinan Depdiknas. Bila operator unit akuntansi jenjang di atasnya tidak membuka SIMKeu, akan terpantau pula secara jelas oleh pimpinan terkait.
Apabila pengiriman ADK Laporan Keuangan dilakukan melalui email yahoo,
  • ADK tersimpan dalam server yahoo dan tidak akan pernah sampai ke server SIMKeu.
  • Pimpinan Depdiknas tidak dapat memantau proses pengiriman.


8. Tanya: Mengapa Biro Keuangan tidak membuat sistem yang terintegrasi yang langsung dapat mengkompilasi (untuk tingkat UAPPA-W) dalam SIMKeu?
  Jawab: Pengembangan sistem yang terintegrasi yang langsung dapat mengkompilasi ADK tidak mungkin dilakukan oleh Biro Keuangan Depdiknas, karena Sistem Akuntansi Instansi adalah sistem yang dikembangkan oleh Departemen Keuangan dalam bentuk SAK dan SIMAK-BMN yang tidak dapat diintegrasikan. Di samping itu, Biro Keuangan sudah pernah mencoba mengembangkan aplikasi berbasis yang mengintegrasikan RKAKL hinggak SAK dan SIMAK BMN pada tahun 2006 hingga 2007 yang tidak pernah selesai karena Departemen Keuangan secara periodik menyempurnakan aplikasi-aplikasinya.


9. Tanya: Sesuai dengan Permendiknas No. 16/2008 mengenai sanksi penundaan pencairan dana dan sanksi pegawai, serta penggunaan SIMKeu secara efektif dimulai kapan?
  Jawab: Secara effektif, SIMKeu mulai diimplementasikan sesuai dengan surat Sekretaris Jenderal Depdiknas no. 44942/A.A3/KU/2009 tanggal 19 Juni 2009 tentang Implementasi SIMKeu di lingkungan Depdiknas


10. Tanya: Isian pada kolom "Telah divalidasi oleh Validator", apakah dapat diisi apabila validasi dilakukan setelah bulan laporan tersebut selesai?
  Jawab: Pada prinsipnya, semua laporan keuangan yang akan dikirim, harus divalidasi oleh Validator sebelum dikirimkan oleh Operator. Untuk pengiriman ADK yang sudah direkonsiliasi, seharusnya telah divalidasi. Apabila ada perbaikan yang harus dilakukan oleh unit akuntansi untuk laporan beberapa bulan sebelumnya, kolom isian tetap diisi dengan informasi yang sebenarnya/akurat.


11. Tanya: Angka LRA Bruto yang diisi pada kolom "LRA Bruto" diambil dari mana?
  Jawab: Angka LRA Bruto diambil dari Laporan Realisasi Anggaran Belanja (LRAB), dan setiap bulannya diisi angka jumlah yang terdapat pada kolom 6 LRAB (angka kumulatif sampai dengan bulan ini).


12. Tanya: Angka Jumlah Record yang diisi pada kolom "Jumlah Record" diambil dari mana?
  Jawab: Angka Jumlah Record di ambil dari jumlah record yang tertera pada Register Pengiriman. Jumlah record yang dicantumkan dalam kolom tersebut adalah angka jumlah record untuk berkas yang penamaannya *.0yy (contoh: KP1234567891011.009) atau berkas yang pertama (atas).


13. Tanya: Apabila kita tekan tombol ubah, tetapi tidak jadi mengubah data, lalu kita klik batal, apakah input akan tetap seperti sebelumnya?
  Jawab: Ya. Data yang sudah diinput tidak akan mengalami perubahan.


     
     
     
     
     
 
Copyright © Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan - Republik Indonesia 2006-2014